Tips dan Artikel

 
Feb

14

2018

Direct Hiring untuk Majikan di Malaysia

2018-02-14 08:39:09 Diterbitkan oleh: Nas Zakaria


Direct hiring adalah sebuah peluang baru di Malaysia yang disambut dengan gembira. Sejak 1 Januari 2018, pemerintah Malaysia tidak lagi mengharuskan warganya merekrut pembantu rumah asing via agen resmi di Malaysia. Ada sembilan negara sumber yang diikutkan dalam program baru ini. Salah satu negara itu adalah Indonesia.

Dengan demikian, biaya perekrutan diharapkan dapat ditekan karena majikan bisa langsung menghubungi agen atau bahkan pekerja di Indonesia atau negara-negara lain untuk membuat perjanjian kerja.

Pemerintah Malaysia selanjutnya membuka jalur aplikasi visa online untuk majikan yang ingin merekrut pekerja rumah asing.

Layanan kami

Kami menyediakan layanan "Direct Hiring" untuk membantu Anda menemukan pembantu rumah dengan cara lebih cepat dan cost lebih hemat. Dengan layanan ini, Anda akan kami sambungkan dengan salah satu penyalur di Indonesia yang dapat menyediakan kandidat pekerja dalam waktu 2 (dua) hari kerja. Mereka akan menjelaskan tatacara, biaya (cost), persyaratan, dan hal-hal lainnya berkenaan dengan perekrutan.

Kami menaksir costnya sekitar RM 10,000 tapi tidak bisa memastikan. Jumlah ini sudah mencakup biaya agency, tes kesehatan, paspor, dan pelatihan. Tetapi biaya tersebut belum termasuk harga tiket pesawat pekerja dari kota asalnya.

Direct hiring versus aturan Indonesia

Penyalur yang kami rekomendasikan untuk Anda akan menghubungkan Anda dengan agency mitra atau rekannya di Malaysia. Anda boleh jadi merasa "terkecoh" dan berpikir bahwa direct hiring tidak akan terjadi sebab Anda tetap berurusan dengan agency di Malaysia.

Mengapa demikian?

Perlu kami jelaskan bahwa "direct hiring" yang murni tidak sesuai dengan aturan di Indonesia. Perusahaan Indonesia diwajibkan menggunakan fasilitas agency lokal di negara tujuan sebagai salah syarat dalam penempatan pekerja mereka di luar negeri. Aturan ini termuat dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 5 Tahun 2013. Pasal 2 PP tersebut mengatur bahwa PPTKIS (pelaksana penempatan tenaga kerja Indonesia swasta) yang menempatkan pekerja pada pengguna perseorangan di luar negeri harus bermitra dengan agency resmi di negara tujuan. Aturan ini bertujuan tidak lain untuk melindungi warga Indonesia.

Langkah berikutnya

Kami sarankan Anda mengikuti proses yang diatur oleh agency Malaysia tersebut sebagai formalitas (as a matter of formality) agar proses perekrutan ini legal menurut kedua negara.

Hal pokok yang perlu Anda pertimbangkan adalah cost atau biaya perekrutan secara keseluruhan. Bila cara baru ini masih lebih murah daripada cara lama, silakan lanjutkan transaksinya. Tetapi bila tidak berkenan, Anda bisa meminta uang kembali (refund) atas biaya jasa Direct Hiring yang kami kenakan. Link untuk meminta refund di sini.

Biaya layanan ini: Rp 499.000 (RM 145,50)/pesanan. 

Cara memesan

Untuk memesan layanan direct hiring bagi majikan di Malaysia, silakan klik di sini.