Tips dan Artikel

 
Nov

20

2020

4 Modus Klasik yang Sering Membuat Majikan Tertipu

2020-11-20 00:00:00 Diterbitkan oleh: Nas Zakaria

polisi

Merekrut pembantu dan baby sitter di yayasan penyalur tidak lepas dari berbagai permasalahan dan kendala. Beberapa di antaranya bahkan dapat dikategorikan sebagai penipuan terorganisir. Berikut adalah beberapa modus yang sering ditemukan di lapangan untuk diwaspadai. 

1. Penyalur minta uang administrasi dibayar di muka via transfer, kemudian pembantu tidak pernah dikirimkan

Ini modus paling klasik, sudah lama terjadi. Penipu beriklan di media online dengan memberikan iming-iming akan segera mengirimkan pembantu yang Anda cari. Dia minta Anda secepatnya mentransfer biaya administrasi (istilah lazim di kalangan penyalur untuk uang jasa perantara) agar pekerja yang Anda pesan tidak diambil orang lain. Tetapi nyatanya, ia kabur setelah uang itu Anda berikan. Nomor teleponnya pun menjadi tidak aktif sejak itu.

2. Penyalur menempatkan seorang pekerja beberapa lama, lalu menjemputnya kembali

Penjemputan kadang dilakukan oleh seseorang yang mengaku saudaranya. Dalih yang digunakan macam-macam. Salah satu majikan menulis di sebuah blog pengalamannya di mana, hanya seminggu setelah mengambil pembantu, seorang nenek-nenek datang ke rumah sang majikan. Dia menyampaikan kabar buruk di kampung halaman si pembantu dan meminta ijin dengan sangat agar cucunya (pembantu) diijinkan pulang beberapa hari saja. Si pembantu dijanjikan akan segera diantar kembali. Tetapi, jauh panggang dari api. Ini hanya modus penipuan. Ketika Anda mengadu ke penyalur, penyalur mengaku tidak tahu-menahu urusan nenek-nenek tadi. Atau Anda dijanjikan pekerja pengganti, tapi hanya PHP.

3. Pekerja yang diberikan tidak terampil, tidak siap bekerja, atau minta pulang dengan alasan tidak betah

Hal terpenting yang dilupakan majikan adalah mewawancarai calon pekerja dengan rinci dan teliti. Bila wawancara dilakukan dengan benar, tingkat keterampilan dan pengalaman pekerja mudah diketahui. Kejahatan akan tercium lebih awal.

4. Penyalur dan pembantu/baby sitter bekerja sama atau berkomplot untuk memeras majikan

Salah satu modus kejahatan terorganisir ini adalah berupa kerja sama antara penyalur dan pembantu/baby sitter untuk menculik anak sang majikan atau merampok rumahnya. Kejahatan ini adalah yang paling ditakuti. 

Solusi

Mengenal calon pekerja penting dilakukan sebelum merekrutnya. Cara paling dasar adalah dengan mewawancarai yang bersangkutan dengan rinci. Cara berikutnya yang tidak kalah penting adalah memastikan penyalurnya punya reputasi yang baik. Untuk badan usaha atau yayasan, penyalur yang baik setidaknya mengantongi ijin usaha dari pemerintah. Di Jakarta, misalnya, ijin operasional penyalur pembantu dikeluarkan oleh Gubernur DKI. Surat izin tersebut dapat dikonfirmasi keabsahannya langsung ke Suku Dinas terkait. Sementara itu, cara paling mudah mengecek latar belakang calon pekerja adalah dengan meminta Surat Keterangan Catatan Kepolisian atau lebih umum disebut juga Surat Kelakuan Baik yang diterbitkan kepolisian. Keabsahan dokumen ini harus dikonfirmasi di kantor polisi yang menerbitkannya. Memang cukup merepotkan, tetapi hasilnya akan jauh lebih melegakan dibandingkan apabila hal-hal itu diabaikan.

------

Banyak stok pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Pembantu.com.

♣ 5 Alasan Memakai Pembantu.com