Tips dan Artikel

 
Sep

01

2021

5 Tips Memilih Baby Sitter

2021-09-01 00:00:00 Diterbitkan oleh:



Berikut 5 tips memilih baby sitter berdasarkan pengalaman dan masukan banyak pelanggan Pembantu.com.



1. Melalui kerabat atau tetangga


Cobalah mencari baby sitter melalui kerabat, keluarga atau tetangga. Selain tidak perlu repot berurusan dengan penyalur, pilihan ini relatif lebih aman. Suster yang mendapat pekerjaan lewat keluarganya atau orang yang dia kenal cenderung tidak berani berbuat macam-macam. Jika pun terjadi masalah, maka Anda bisa melacaknya dengan mudah. Ini berlaku apabila orang yang merekomendasikan suster tersebut dapat dipercaya dan sudah Anda kenal sebelumnya.


2. Wawancara langsung


Ketika Anda sudah menemukan kandidat baby sitter, segera lakukan wawancara secara langsung. Dengan wawancara face-to-face, Anda dapat membaca mimiknya, bahasa tubuhnya, dan isyarat lain yang tidak mungkin Anda dapat dari wawancara via teleconference bahkan video call. Kalau terpaksa wawancara jarak jauh, sekurang-kurangnya cari tahu lebih banyak tentang latar belakang keluarga, pengalaman, dan harapan-harapannya.


3. Ketahui karakternya


Selain membaca mimik dan bahasa tubuh, Anda perlu cari tahu karakter baby sitter yang sedang Anda seleksi. Mencari baby sitter sama halnya dengan merekrut pegawai di kantor, dan karakter jauh lebih penting daripada skills. Sebagai contoh, suster yang nada suaranya sering tinggi selama wawancara cenderung memiliki karakter kurang penurut. Karakter yang Anda cari adalah: penurut, jujur, sabar, bersemangat, teliti, dan rajin.


4. Tanyakan cara baby sitter menangani keadaan darurat


Tes bisa dilakukan dengan memberi kasus situasi darurat pada saat wawancara. Kondisikan baby sitter merasa dalam situasi genting lalu lihat bagaimana cara dia ingin menangani keadaan itu. Banyak contoh situasi darurat. Misalnya, Anda sampaikan bahwa suatu ketika buah hati Anda terluka dan jatuh sakit. Berikan sedikit rincian sakitnya apa. Tanyakan bagaimana cara baby sitter tersebut menanganinya. Trik ini akan "memancing" dia untuk menceritakan pengalaman dari situasi yang sama sebelumnya. Kalau plango-plongo, itu artinya dia tidak siap untuk menghadapi situasi darurat.


5. Amati kinerja di masa awal bekerja

Proses seleksi tidak berakhir dengan interview. Selama beberapa hari pertama baby sitter bekerja, Anda sebaiknya berada di rumah untuk mengawasi kinerjanya. Sebelumnya, jangan lupa beri tahu rincian tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Amatilah pekerjaannya dan bagaimana cara ia berinteraksi dan mengasuh si kecil. Anda tidak memerlukan waktu lama untuk menilai baby sitter dengan sedikit pemantauan di awal masa kerjanya.



------

Mencari pembantu dan baby sitter sudah bisa online. Klik saja Pembantu.com.

 Keamanan Prioritas Kami