Tips dan Artikel

 
Oct

13

2020

5 Tips Merekrut Pembantu di Tengah Wabah Virus Corona (COVID-19)

2020-10-13 00:00:00 Diterbitkan oleh: Nas Zakaria
Pertanyaan yang muncul di benak majikan di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19) ini cukup beragam. Salah satunya adalah bagaimana cara merekrut pekerja rumah tangga secara aman dari COVID-19. Jawaban paling ideal adalah melakukan tes swab langsung pada yang bersangkutan. Hasilnya dapat diketahui pada hari yang sama. Biayanya berkisar Rp 2.000.000 hingga Rp 3.000.000, tergantung laboratorium yang dipilih. Tidak masalah bagi yang mampu membayar.

Ada juga cara lain (yang lebih murah) untuk menerapkan kehati-hatian yang sama di tengah pandemi. Pembantu.com merangkum di bawah ini beberapa tips merekrut pembantu, baby sitter, perawat lansia dan pekerja rumah tangga lainnya di tengah gempuran wabah corona.

1. Periksa riwayat pergerakan calon pekerja

Kebanyakan pembantu atau suster sudah berada di kota berzona merah saat melamar kerja, jadi tidak perlu dicek lagi riwayat perjalanan mereka. Tetapi, ada juga yang masih menunggu di kampung dan relatif tidak ke mana-mana selama 14 hari terakhir. Kelompok kedua ini lebih aman untuk direkrut daripada yang pertama.

2. Periksa suhu badan dan staminanya

Indikator sederhana tetapi krusial adalah suhu badan. Suhu badan yang terlalu tinggi (di atas 38 derajat Celcius) adalah salah satu gejala umum pada penderita COVID-19, walaupun tidak otomatis orang yang suhu badannya tinggi pasti terjangkit corona. Jadi, untuk aman dan praktisnya, hindari merekrut pekerja yang sedang bersuhu badan tinggi. 

3. Lakukan rapid test COVID-19

Minta pekerja melakukan rapid test COVID-19 di laboratorium atau rumah sakit terdekat. Ini adalah cara praktis untuk mengetahui apakah seseorang reaktif terhadap virus corona atau tidak. Tetapi perlu diingat, rapid test ini tidak secara langsung mendeteksi virus tapi mengecek antibodi dalam darah. Bilamana sudah terjangkit COVID-19, antibodi seseorang akan terserang dan hal itu terlihat pada hasil tes ini.

4. Isolasi pekerja selama 14 hari

Sekalipun pekerja Anda tidak menunjukkan gejala sakit apapun, ada baiknya Anda menjaga jarak (social distancing) dengan pekerja baru Anda setidaknya selama 14 hari. Bila perlu, atur agar beban pekerjaannya seminim mungkin dan minta yang bersangkutan mengisolasikan diri di kamarnya beberapa hari. Bila dalam waktu tersebut, dia sehat-walafiat saja (tanpa gejala batuk, bersih, dan lain-lain), maka dapat dianggap dia sudah steril dari virus.

5. Hindari pekerja yang terlalu tua

Statistik menunjukkan bahwa pekerja di atas 50 tahun lebih rentan terhadap serangan COVID-19 daripada mereka yang lebih muda. Semakin lanjut usia, daya tahan tubuh pekerja juga ikut menurun. Umur ideal pekerja rumah tangga di tengah pandemi COVID-19 adalah 18-45 tahun.

Demikian hal-hal yang perlu dilakukan untuk meminimalisir resiko tertular virus corona dari pembantu baru.

Kapan waktu merekrut yang tepat?

Jawabannya tidak sama untuk semua orang karena mereka tidak menghadapi urgensi yang sama. Sebagian keluarga sangat membutuhkan pembantu dan suster. Bagi mereka merekrut adalah kebutuhan mendesak. Bagi yang lainnya yang bisa menunda tentu tidak ada masalah menunggu.

Bila Anda adalah kelompok pertama, lebih baik merekrut sekarang karena tidak ada waktu yang lebih baik daripada saat ini. Bila tingkat penyebaran virus sudah sangat tinggi, sulit sekali nanti membedakan mana pekerja yang aman dan mana yang tidak. Dengan kata lain, tidak ada jaminan keadaan akan menjadi lebih baik dalam waktu dekat, walaupun kita semua berharap begitu.

Bagaimana cara menginterview mereka?

Wawancara bisa dilakukan online via telepon atau teleconference. Anda tidak perlu bertemu langsung (tatap muka) selama proses wawancara. Setelah melakukan pemesanan, penyalur akan memberikan kesempatan telepon atau video call agar wawancara bisa dilakukan jarak jauh. Untuk memulai, klik "Pesan Sekarang" pada profil pekerja yang diminati.

------

Merekrut pembantu dan baby sitter lebih aman di Pembantu.com.

♣ 5 Alasan Memakai Pembantu.com