Tips dan Artikel

 
May

06

2020

5 Tips Merekrut Pembantu di Tengah Wabah Virus Corona (COVID-19)

2020-05-06 00:00:00 Diterbitkan oleh: Nas Zakaria
Pertanyaan yang muncul di benak majikan di tengah pandemi virus corona baru (COVID-19) ini cukup beragam. Intinya mereka sangat cemas dengan kondisi yang sekarang sehingga takut untuk membawa masuk siapapun ke rumah.

Pembantu.com merangkum di bawah ini beberapa tips merekrut pembantu, baby sitter, perawat lansia dan pekerja rumah tangga lainnya di tengah gempuran wabah corona.

1. Periksa riwayat perjalanan calon pekerja

Secara teori, pembantu atau suster tidak bepergian layaknya majikan pada umumnya. Tetapi tidak jarang mereka diajak ikut majikan yang berlibur ke luar negeri atau tempat-tempat berisiko COVID-19 lainnya di dalam negeri, misalnya Bali. Bila tidak ada riwayat perjalanan sama sekali, maka 50% kecemasan Anda sudah teratasi.

2. Periksa suhu badan dan staminanya

Indikator sederhana tetapi krusial adalah suhu badan. Suhu badan yang terlalu tinggi (di atas 38 derajat Celcius) adalah salah satu gejala umum pada penderita COVID-19, walaupun tidak otomatis orang yang suhu badannya tinggi pasti terjangkit corona. Jadi, untuk aman dan praktisnya, hindari merekrut pekerja yang sedang bersuhu badan tinggi. 

3. Lakukan rapid test COVID-19

Kit (alat) untuk rapid test COVID-19 sudah dijual bebas. Anda bisa membelinya online atau di apotek-apotek. Harganya berkisar Rp 300.000/unit. Penggunaannya mudah, yakni dengan cara meneteskan darah sampel ke alat tersebut dan hasilnya bisa langsung ditunggu. Jadi, rapid test adalah cara praktis untuk mengetahui apakah seseorang sedang terjangkit COVID-19 atau tidak.

Tetapi perlu diingat, rapid test ini tidak secara langsung mendeteksi virus tapi mengecek antibodi dalam darah. Bilamana sudah terjangkit COVID-19, antibodi seseorang akan terserang dan hal itu terlihat pada hasil tes ini. Uji swab adalah cara paling akurat menentukan ada tidaknya virus corona di badan seseorang, tetapi ini memakan waktu 3-4 hari tergantung lokasi tes dan laboratorium (kadang berjarak jauh) dan jumlah antrian tes yang sedang dikerjakan lab tersebut. Sebaliknya, rapid test bisa dikerjakan dalam 15 menit di laboratorium generik atau di tempat sendiri. 

4. Isolasi pekerja selama 14 hari

Sekalipun pekerja Anda tidak menunjukkan gejala sakit apapun, ada baiknya Anda menjaga jarak (social distancing) dengan pekerja baru Anda setidaknya selama 14 hari. Bila perlu, atur agar beban pekerjaannya seminim mungkin dan minta yang bersangkutan mengisolasikan diri di kamarnya beberapa hari. Bila dalam waktu tersebut, dia sehat-walafiat saja (tanpa gejala batuk, bersih, dan lain-lain), maka dapat dianggap dia sudah steril dari virus.

5. Hindari pekerja yang terlalu tua

Statistik menunjukkan bahwa pekerja di atas 50 tahun sangat rentan terhadap serangan COVID-19, karena daya tahan tubuh mereka yang relatif lemah. Semakin lanjut usia, daya tahan tubuh pekerja juga ikut menurun. Umur ideal pekerja rumah tangga di tengah pandemi COVID-19 adalah 18-45 tahun.

Demikian hal-hal yang perlu dilakukan untuk meminimalisir resiko tertular virus corona dari pembantu baru.

Kapan waktu merekrut yang tepat?

Jawabannya tidak sama untuk semua orang karena mereka tidak menghadapi urgensi yang sama. Sebagian keluarga sangat membutuhkan pembantu dan suster. Bagi mereka merekrut adalah kebutuhan mendesak. Bagi yang lainnya yang bisa menunda tentu tidak ada masalah menunggu.

Bila Anda adalah kelompok pertama, lebih baik merekrut sekarang karena tidak ada waktu yang lebih baik daripada saat ini. Bila tingkat penyebaran virus sudah sangat tinggi, sulit sekali nanti membedakan mana pekerja yang aman dan mana yang tidak. Dengan kata lain, tidak ada jaminan keadaan akan menjadi lebih baik dalam waktu dekat, walaupun kita semua berharap begitu.

Pemerintah mulai menerapkan "New Normal" (tatanan hidup baru yang disesuaikan dengan risiko wabah) sebagai langkah penyelamatan ekonomi di tengah pembatasan sosial berskala besar (PSBB). New Normal memberikan motivasi untuk merekrut pekerja rumah tangga tanpa ketakutan lagi.

Bagaimana cara menginterview mereka?

Wawancara bisa dilakukan online via telepon atau teleconference. Anda tidak perlu bertemu langsung (tatap muka) selama proses wawancara. Setelah melakukan pemesanan, penyalur akan memberikan kesempatan telepon atau video call agar wawancara bisa dilakukan jarak jauh. Untuk memulai, klik "Pesan Sekarang" pada profil pekerja yang diminati.

------

Merekrut pembantu dan baby sitter lebih aman di Pembantu.com.

♣ 5 Alasan Memakai Pembantu.com