Tips dan Artikel

 
Jan

11

2019

6 Cara Agar Rumah Sejuk dan nyaman Tanpa AC

2019-01-11 00:00:00 Diterbitkan oleh: ria ery


Gimana cara agar rumah sejuk dan nyaman tanpa ac? Setiap orang ingin memiliki rumah yang sejuk dan nyaman, sebelum ada alat untuk pendingin udara buatan bangunan atau rumah tempat tinggal pada zaman dahulu telah memiliki arsitektur dan desain bangunan yang di sesuaikan dengan kondisi alam sekitar. Kalian pasti tau kan iklim tropis pada indonesia yang cenderung panas, Anda bisa merancang bangunan rumah dengan atap yang tinggi supaya tidak teralu panas, membuat ventilasi udara, dan mimiliki pintu yang lebar agar dapat dibuka dengan angin yang  sejuk dapat masuk ke dalam rumah tanpa harus menggunakan AC.

Jika musim hujan sudah berakhir pastinya rumah akan terasa lebih panas, jika memasang penyejuk ruangan memang bisa mengusir hawa panas namun akan membuat dompet Anda menjadi menipis karena biaya yang sangat besar. Jadi kalau ruangan Anda panas bisa Anda pel lantai rumah Anda buka jendela rumah atau bisa juga buka pintu rumah agar udara masuk ke ruangan rumah Anda dan ruangan rumah Anda tidak akan terasa lebih panas lagi.

Berikut 6 cara agar rumah sejuk dan nyaman tanpa AC :

1. Membuat Kolam Taman di Dalam Rumah

Jika memiliki rumah yang cukup luas, dengan membuat kolam taman atau ruang terbuka di dalam rumah dapat menciptakan kesan dan suasana yang sejuk dan nyaman sekaligus membantu menurunkan suhu ruangan. Selain itu, dengan adanya taman kolam dapat berfungsi sebagai penyejuk jiwa. yang akan menciptakan perasaan tenang dan nyaman dengan melihat kolam yang penuh dengan ikan-ikan yang cantik.

2. Memaksimalkan Bukaan dan Ventilasi

Untuk menciptakan rumah yang sejuk dan nyaman sekaligus sehat tanpa AC, memiliki aliran sirkulasi udara yang baik menjadi syarat mutlak. Untuk itu harus membuat dan memaksimalkan bukaan dan ventilasi agar aliran udara alami yang masuk dan keluar menjadi seimbang. Misalkan membuat pintu atau jendela yang ukurannya lebih besar dan memiliki lubang angin. Ini bisa menjadi solusi untuk rumah dengan langit-langit yang rendah.

3. Atap Tinggi dengan Material Anti Panas

Atap rumah yang tinggi sangat cocok untuk daerah panas. Selain tinggi, kemiringan atap juga memiliki pengaruh terhadap panas dalam ruangan. Atap yang tinggi dengan kemiringan tajam akan dapat memantulkan/menolak panas dengan baik serta mengusir radiasi panas di daerah loteng atau jarak plafon dengan atap. Selain itu, jika hujan air cepat turun dan tidak terlalu menimbulkan suara berisik.

4. Langit-langit Rumah Tinggi

Langit-langit rumah atau plafon yang rendah membuat rumah akan terasa sempit dan sesak. Namun sebaliknya, jika tinggi akan membuat suasana ruangan tampak lebih luas dan terasa sejuk. Jarak antara plafon dan lantai yang ideal adalah 3 – 4 meter. Namun, meninggikan plafon hingga 6 meter pada beberapa ruangan tidak menjadi masalah.

5. Membuat Lubang Angin di Atap

Membuat beberapa lubang angin di atap akan mengalirkan udara yang ada disekitar loteng atau antara plafon dengan atap, sehingga udara di ruangan bawahnya tidak panas. Lubang angin dibuat berbentuk pelana yaitu sebelah kanan-kiri dengan model sesuai selera atau disesuaikan dengan desain rumah.



6. Meminimalkan Masuknya Sinar Matahari Siang Hari

Terik sinar matahari di siang hari merupakan salah satu sumber yang dapat mempengaruhi peningkatan suhu panas dalam ruangan. Untuk itu usahakan tidak terlalu banyak sinar cahaya yang masuk.  Misalkan melengkapi jendela dengan window shade atau memasang kaca film untuk membantu mengurangi jumlah cahaya yang masuk, sehingga dapat meminimalkan meningkatnya suhu ruangan. Sumber: (https://lenterarumah.com).

------

Banyak stok pembantu dan baby sitter yang bisa dipilih di Pembantu.com.

♣ 5 Alasan Memakai Pembantu.com