Tips dan Artikel

 
Jan

21

2019

4 Tips Meninggalkan Tanaman Saat Liburan

2019-01-21 00:00:00 Diterbitkan oleh: ria ery


Gimana ya tips meninggalkan tanaman saat liburan? Pasti nya setiap orang ingin menikmati liburannya, tetapi bingung meninggalkan tanamannya yang ada dirumah. Anda bisa gunakan tips sebagai berikut Anda bisa menggunakan sistem penyiraman dengan kantong pelastik, sitem bambu, gunakan botol kecapt atau sirup untuk memperlambat laju penyiraman dan pindahkan atau kelompokkan tanaman sesuai jenisnya agar lebih beraturan. Jika Anda mengikuti tips ini liburan Anda tidak akan terganggu dan Anda tidak akan pernah kepikiran lagi untuk kondisi tanaman rumah Anda seperti apa. Tetapi Anda juga harus perhatikan lagi sebelum Anda berlibur di cek semua apakah sudah bagus atau belum, kalau tidak di cek lagi nanti tanaman Anda akan layu atau mati pada saat Anda sudah sampai dirumah.

Anda bisa mengabari juga saudara Anda untuk tinggal dirumah Anda untuk membantu merawat tanaman Anda pada saat Anda tinggal pergi berlibur ataupun pergi soal kerjaan. Jika ada saudara Anda bisa membantu sedikit-sedikt untuk merawat tanaman Anda agar dapat diberi pupuk, disiram setiap hari dicek daunnya bila ada hama langsung Anda bisa bersihkan agar tidak tersebar kemana-kemana jika Anda lalai tanaman akan menjadi layu dan mati dan tidak bagus lagi bila di pajang di depan rumah. Jika tanaman Anda dirawat dengan baik pastinya Anda tidak akan ragu atau cemas meninggalkan rumah dan tanaman Anda kepada saudara Anda.

Berikut 4 tips meninggalkan tanaman saat liburan :

1. Sistem Sumbu

Dengan sistem sumbu, pada dasarnya Anda mengatur agar tanaman minum sendiri dari suatu tempat penampungan. Anda membutuhkan: 1. Wadah untuk menempatkan air dalam (pilih salah satu yang tidak transparan, karena penetrasi cahaya mengundang timbulnya ganggang), 2. Tali dari kaos bekas, 3. Pensil, sumpit, obeng, atau batang panjang lainnya dan 4. Sumbu.

2. Penyiraman Sendiri dengan Kantong Plastik

Anda hanya membutuhkan kantong plastik dengan ukuran sedang dan jarum, paku payung, atau alat lainnya yang lancip. Isi plastik dengan air lalu ikat ujungnya, kemudian tusuk kantong dengan jarum atau paku payung dan letakkan kantong tersebut di tanah pot, dengan bagian yang berlubang menghadap ke bawah. Lubang yang kecil mencegah tanaman Anda tersirami terlalu banyak air.

3. Gunakan Botol Kecap untuk Memperlambat Laju Penyiraman

Anda bisa menggunakan botol kecap, sirup, atau botol leher panjang yang kosong lainnya. Bilas botol. Isi botol dengan air dan masukkan lehernya ke dalam tanah dari tanaman Anda. Untuk memperlambat tetesan air ke tanah, Anda bisa melakukan dua hal: 1. Memasukkan kerikil buatan ke dalam botol atau 2. Alih-alih menggunakan botol tanpa tutup, tetap pakaikan tutupnya tapi yang telah dilubangi terlebih dahulu.



4. Pindahkan dan Kelompokkan

Pindahkan tanaman menjauhi sumber panas, AC, dan sumber aliran udara. Hal ini termasuk radiator, ventilasi, dan jendela yang menghadap ke timur. Kelompokkan tanaman dekat jendela yang tidak mengarah ke matahari secara langsung. Sumber : (https://catatanmini.com).

♣ Tips dan Artikel Lainnya

------

Mencari pembantu dan baby sitter? Klik saja Pembantu.com.